menu melayang

Selasa, 27 Oktober 2020

 

Dorong Publikasi Ilmiah, UKM PKAKP Berbagi Pengetahuan melalui Webinar



Sudah menjadi rahasia umum bahwa sebagian besar tugas akhir mahasiswa PKN STAN berujung hanya mengendap di rak perpustakaan kampus. Padahal, karya tulis yang berisi ide-ide menarik tersebut berpotensi untuk diterbitkan pada jurnal publik berakreditasi. Berawal dari concern inilah Pusat Kajian Akuntansi dan Keuangan Publik (PKAKP) mengadakan webinar terbuka yang bertajuk “Dari Tugas Akhir Menjadi Publikasi Jurnal Bereputasi” pada Jumat, 23 Oktober 2020. Dengan menghadirkan Prof. Heru Subiyantoro dan kepala program studi D IV Akuntansi, Dr. Amrie Firmansyah, webinar terbuka tersebut bertujuan untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa maupun dosen PKN STAN terkait metode penulisan karya ilmiah sebagai tugas akhir yang baik serta beberapa tips dalam mempublikasikan tugas akhir menjadi jurnal terakreditasi.

Webinar ini dibuka dengan sambutan oleh Bimantara Gusti selaku Ketua PKAKP 2020 dan Bapak Akhmad Solikhin sebagai pembina UKM PKAKP serta dimoderatori oleh Diana Sulistiyowati yang merupakan ketua bidang riset PKAKP 2020. Acara ini sukses diikuti oleh lebih dari 100 partisipan dari kalangan mahasiswa maupun dosen.

              Pada sesi pertama, Prof. Heru, reviewer jurnal terakreditasi SINTA 2, memaparkan mengenai ciri-ciri tulisan riset dan cara menulis yang baik. Menurut beliau, seorang peneliti mulanya perlu banyak membaca karena apabila hanya membaca satu jurnal saja maka akan memunculkan potensi plagiarisme. Selanjutnya, perlu dibuat suatu matriks atas apa yang sudah dibaca lalu disandingkan dan dirangkum untuk mengambil gap atau sebuah permasalahan atas fenomena tertentu. Dalam menulis juga haruslah mempunyai model, baik itu penelitian kuantitatif maupun kualitatif, karena ibarat masakan—harus ada resepnya terlebih dahulu baru bisa dicari variabelnya. Selain menjelaskan mengenai langkah-langkah menulis karya ilmiah, Beliau menjelaskan pula bahwa pentingnya mempublikasikan tulisan dijurnal adalah sebagai bentuk ekspresi diri dan self-branding.

              Kemudian pada sesi kedua, Dr. Amrie membawakan pemaparan mengenai “Mengonversi Tugas Akhir Menjadi Artikel Publikasi”. Terlepas dari segala keterbatasan, Karya Tulis Tingkat Akhir (KTTA) sesungguhnya memiliki potensi untuk dipublikasikan. Topik-topik menarik dan tengah menjadi current issue yang diulas dalam suatu KTTA serta bahasan yang mendetail bisa melengkapi praktik-praktik yang tidak tercantum pada buku ajar perkuliahan.

Selain itu, Beliau juga mengungkit keterbatasan pada skripsi D4 yang kebanyakan permasalahannya masih melebar ke mana-mana serta teori pokok jarang diutamakan. Padahal mahasiswa D4 memiliki peluang karena lebih dekat dengan informasi, data, dan praktisi di bidang keuangan negara sehingga ulasannya seharusnya bisa lebih dielaborasikan dan tidak perlu khawatir terkait publikasi. Terakhir, Dr. Amrie menerangkan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengonversi KTTA dan skripsi ke dalam artikel jurnal bagi mahasiswa.

Dengan adanya webinar ini, diharapkan lebih banyak mahasiswa atau penulis termotivasi untuk mempublikasikan tulisannya. Selain untuk mengembangkan tulisan yang sudah dibuat, dengan adanya publikasi maka akan memberikan suatu kenangan atau sejarah tersendiri bagi si penulis.

Kontributor: Safira, Nadia

             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top

Cari Artikel