menu melayang

Saturday, November 29, 2025

Pengundian Nomor Urut Presma – Wapresma 2025 : Menelaah Makna dan Strategi di Balik Angka

 

[26/11/2025] Suasana Gedung G sore itu masih penuh energi seusai kegiatan belajar. Pengundian nomor urut Paslon Presma–Wapresma berlangsung tertib tetapi tetap terasa tensi politiknya. Satu per satu paslon naik ke panggung mengambil gulungan kertas penentu nomor urut. Dalam momen yang disaksikan puluhan pasang mata ini, hasil undian pun akhirnya terungkap.

Komitmen dalam membawa nama perwakilan mahasiswa, sekaligus menguliti makna Nomor Urut yang telah menjadi identitasnya.


Paslon 1, Yosef dan Abistha




Taglline: “berdampak, berkelanjutan, dan perubahan yang lebih baik”.

BEM bukan hanya struktur organisasi, tetapi motor penggerak yang harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi mahasiswa maupun masyarakat.

Makna nomor 1 adalah simbol yang “menyatukan”, menyatukan tekad, suara, dan energi seluruh mahasiswa untuk menghadirkan perubahan yang konsisten dan berkelanjutan dari tahun ke tahun.


Paslon 2, Aksel dan Yudha



Tagline “Setia Akselerasi, Manifestasi Aspirasi,”

Datang dengan visi yang menonjolkan inklusivitas dan kolaborasi, menekankan pentingnya lingkungan kampus yang terbuka bagi pengembangan minat, bakat, dan aspirasi mahasiswa yang benar-benar ditindaklanjuti, bukan sekadar didengar.

Makna nomor 2 telah mereka simboliskan dengan “Dua kaki yang berjalan beriringan: Kaki kanan sebagai BEM berdampingan dengan kaki kiri yang mewakili mahasiswa”.


Paslon 3, Akbar Maulana dan Akbar Bayu



Tagline: “Bersama gemakan perubahan”

Mereka menyoroti pentingnya ulur tangan BEM menuju kotak suara Lembaga agar peka terhadap suara mahasiswa. Selain itu, standarisasi Ormawa dianggap sebagai langkah strategis agar setiap organisasi dapat berkembang secara setara sekaligus membawa kemandirian finansial Ormawa tanpa ketergantungan pada APBN dan dana Ormawa.

Makna angka 3 bukan sekadar angka, melainkan representasi dari tiga pilar perjuangan mereka, “advokasi, independensi finansial, dan standarisasi ormawa”.


Acara dilaksanakan dengan tertib dan sesuai rencana. Wakil Koordinator 1 Pemira 2025 berharap agar bisa lahir para wakil mahasiswa yang kompeten, berintegritas, dan benar-benar membawa perubahan. Selain itu, visi-misi tahun ini diharapkan bisa lebih berani dan lebih berdampak

Dengan telah terlaksanakannya pengundian nomor urut Paslon calon Presma Wapresma, suhu politik mahasiswa diprediksi akan semakin memanas. Tahapan kampanye, debat kandidat, dan pemungutan suara hanya tinggal menunggu waktu, sedangkan seluruh mahasiswa kini tengah menantikan siapa yang akan benar-benar siap membawa perubahan.

 

Kontributor : Siwi Nastiti Dewanti

No comments:

Post a Comment

Back to Top

Cari Artikel