[26/11/2025] Suasana
Gedung G sore itu masih penuh energi seusai kegiatan belajar. Pengundian nomor
urut Paslon Presma–Wapresma berlangsung tertib tetapi tetap terasa tensi
politiknya. Satu per satu paslon naik ke panggung mengambil gulungan kertas
penentu nomor urut. Dalam momen yang disaksikan puluhan pasang mata ini, hasil
undian pun akhirnya terungkap.
Komitmen dalam
membawa nama perwakilan mahasiswa, sekaligus menguliti makna Nomor Urut yang
telah menjadi identitasnya.
Paslon 1, Yosef
dan Abistha
Taglline:
“berdampak, berkelanjutan, dan perubahan yang lebih baik”.
BEM bukan hanya
struktur organisasi, tetapi motor penggerak yang harus mampu menghadirkan
manfaat nyata bagi mahasiswa maupun masyarakat.
Makna nomor 1
adalah simbol yang “menyatukan”, menyatukan tekad, suara, dan energi seluruh
mahasiswa untuk menghadirkan perubahan yang konsisten dan berkelanjutan dari
tahun ke tahun.
Paslon 2, Aksel dan Yudha
Tagline “Setia Akselerasi, Manifestasi Aspirasi,”
Datang dengan visi yang menonjolkan inklusivitas dan kolaborasi,
menekankan pentingnya lingkungan kampus yang terbuka bagi pengembangan minat,
bakat, dan aspirasi mahasiswa yang benar-benar ditindaklanjuti, bukan sekadar
didengar.
Makna nomor 2 telah mereka simboliskan dengan “Dua
kaki yang berjalan beriringan: Kaki kanan sebagai BEM berdampingan dengan kaki
kiri yang mewakili mahasiswa”.
Paslon 3, Akbar Maulana dan Akbar Bayu
Tagline: “Bersama gemakan perubahan”
Mereka menyoroti pentingnya ulur tangan BEM menuju
kotak suara Lembaga agar peka terhadap suara mahasiswa. Selain itu,
standarisasi Ormawa dianggap sebagai langkah strategis agar setiap organisasi
dapat berkembang secara setara sekaligus membawa kemandirian finansial Ormawa
tanpa ketergantungan pada APBN dan dana Ormawa.
Makna angka 3 bukan sekadar angka, melainkan
representasi dari tiga pilar perjuangan mereka, “advokasi, independensi
finansial, dan standarisasi ormawa”.
Acara dilaksanakan
dengan tertib dan sesuai rencana. Wakil Koordinator 1 Pemira 2025 berharap agar
bisa lahir para wakil mahasiswa yang kompeten, berintegritas, dan benar-benar
membawa perubahan. Selain itu, visi-misi tahun ini diharapkan bisa lebih berani
dan lebih berdampak
Dengan telah
terlaksanakannya pengundian nomor urut Paslon calon Presma Wapresma, suhu
politik mahasiswa diprediksi akan semakin memanas. Tahapan kampanye, debat
kandidat, dan pemungutan suara hanya tinggal menunggu waktu, sedangkan seluruh
mahasiswa kini tengah menantikan siapa yang akan benar-benar siap membawa
perubahan.
Kontributor : Siwi Nastiti Dewanti




No comments:
Post a Comment