menu melayang

Jumat, 12 Januari 2024

Melihat Bea Cukai Lebih Dekat melalui Custom and Fiscal Forum: The Philosophy

Tangerang Selatan, Media Center PKN STAN – Pusat Studi Kepabeanan dan Cukai (PSKC) PKN STAN berhasil mengisi awal tahun 2024 dengan mengadakan festival kepabeanan dan cukai yang mengusung tema “Custom and Fiscal Forum: The Philosophy”. Dengan menggandeng Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), kegiatan ini dilakukan dalam bentuk forum umum bagi mahasiswa PKN STAN yang ingin tahu lebih dalam mengenai seluk beluk dunia kepabeanan dan cukai.

Event ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 6 Januari 2024, bertempat di Gedung N PKN STAN lantai 8. Film musikal “Kisah Seorang Pemuda” dengan apik menjadi pembuka yang menghibur seluruh peserta yang hadir. Kemudian, pembawa acara tampil untuk menyambut para tamu undangan, peserta, dan jajaran direktur PKN STAN yang turut hadir sekaligus memperkenalkan jargon event tersebut. Dalam sambutannya, Wakil Direktur Bidang Akademik PKN STAN, Agus Bandiyono, S. E., M. Si, M. Ak, mengatakan bahwa PKN STAN telah konsisten membekali mahasiswanya dengan ilmu keuangan negara sebagai pengantar kepabeanan dan cukai.                                                      

Pemaparan materi dari narasumber

Materi pertama berisikan tentang filosofi keuangan negara yang disampaikan oleh Drs. Siswo Sujanto, DEA sebagai pemateri dan Darmawan Sigit Pranoto, MA sebagai moderator. Dalam sesi ini, disampaikan penjelasan mendalam mengenai pemikiran dasar dari keuangan negara, keuangan publik, hubungan interdispliner antara keuangan negara dan ilmu lainnya, serta esensi dari anggaran negara. Sebagai penutup sesi pertama, moderator mengapresiasi festival Custom and Fiscal Forum: The Philosophy dan PSKC sebagai penyelenggara.

Untuk mengisi jeda di antara sesi pertama dan sesi kedua, Unit K–9 DJBC menampilkan demonstrasi pelacakan menggunakan anjing pelacak sebagai detektor. Antusiasme peserta terasa langsung memenuhi ruangan saat Freddy dan Joko, anjing pelacak K–9, memasuki ruangan dan langsung mempraktikkan proses pelacakan narkotika di bandar udara. Demonstrasi pelacakan ini juga dibarengi dengan pemaparan singkat mengenai unit K–9 dan proses ketatalaksanaan pelacakan narkotika.

Para peserta masih bersemangat ketika sesi materi kedua dimulai.  Kali ini, pokok pembahasannya bertumpu pada filosofi kepabeanan dan cukai yang dibawakan oleh Dr. Permana Agung Dradjattun dengan Teguh Setiyono, S. E., S. ST., M. M., M. Sak. sebagai moderator. Poin-poin penting di sesi ini berada pada dasar-dasar bea cukai, fungsi bea cukai bagi masyarakat, pengaruh ekonomi pada cukai dan peraturan fiskal.

Penutupan sesi materi kedua dilanjutkan dengan sesi penutup. Sesi penutup diawali dengan pemberian plakat dan kenang-kenangan kepada pemateri, foto bersama, dan kuis singkat.

Salah satu peserta festival Custom and Fiscal Forum: The Philosophy, Muhammad Salman Taqiyyudin, mahasiswa PKN STAN prodi Akuntansi Sektor Publik, saat diwawancarai mengatakan bahwa event ini sangat berkesan bagi dirinya dan memberi banyak pengetahuan baru mengenai dunia kepabeanan dan cukai.

“kami ditemukan dengan orang-orang yang berilmu, orang-orang hebat yang berasal dari STAN juga sehingga kami dapat meraih ilmu sebanyak-banyaknya dari mereka. Saya harap, event seperti ini tidak diadakan hanya sekali ini saja” 

Related Post

Back to Top

Cari Artikel