menu melayang

Tuesday, March 10, 2026

Intip Keseruan Closing Academic Weeks 2026: Dari Gedung N Lantai 8 Untuk Indonesia

Saatnya melangkah lebih jauh dalam perjalanan akademikmu!

Semangat itulah yang mewarnai perhelatan Academic Weeks 2026. Melalui ajang ini, Politeknik Keuangan Negara STAN menghadirkan ruang aktualisasi, kolaborasi, dan kompetisi bagi generasi muda untuk menunjukkan gagasan terbaik serta kontribusi nyata di bidang akademik.

Sabtu, 28 Februari 2026 kemarin, suasana di Gedung N Lantai 8 Kampus PKN STAN tampak berbeda. Mulai pukul 12.30 WIB, agenda Seminar, Closing Ceremony, hingga Awarding Academic Weeks 2026 resmi digelar sebagai momen refleksi dan apresiasi atas prestasi peserta. Acara dibuka dengan khidmat dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars PKN STAN, hingga penampilan apik Tari Sabdanusa.

Memasuki agenda inti, seminar bertajuk “Collaborative Intelligence for Academic Growth: Shaping the Future of Learning and Innovation” menghadirkan dua narasumber ahli, yaitu Fikri Fauzan (OJK) dan Dea Mustika Kusuma Wardani (DJP Pusat – LPDP). Diskusi hangat selama 50 menit ini berjalan lancar dengan panduan Putu Dian Pusparini, mahasiswi Akuntansi Sektor Publik yang bertugas sebagai moderator.

Academic Weeks 2026 menghadirkan beragam cabang kompetisi, mulai dari Strategic Asset, Treasury Essay, Tax Essay, Data Visualization, Stock Trading, hingga Arabic Rhetoric dan Arabic Anchor. Mayoritas cabang lomba diadakan secara online, kecuali Stock Trading. Stock Trading menjadi satu-satunya lomba yang babak final dan penganugerahannya dilaksanakan secara offline. Hasilnya, tim AIA Capital (PKN STAN) berhasil menyabet Juara 1, disusul oleh Knowledge Capital (ITB AAS Indonesia), dan Ritel Yapping (Universitas Lambung Mangkurat).

Kisah menarik juga datang dari cabang lomba Strategic Asset. Tim “TUAN TANAH BINTARO” dari PKN STAN sukses meraih gelar Juara 1. Tim yang digawangi oleh Nadia Aprilia Putri (Ketua), Ahmad Dheva Muhajir, dan Okta Bagas Ramadhani ini mengaku bahwa keikutsertaan mereka berawal dari rasa "iseng" saat perpanjangan gelombang kedua. Meski begitu, mereka tetap bersungguh-sungguh dan kerja keras pun berbuah manis.
    
Nadia dan tim juga mengapresiasi panitia yang dinilai sangat responsif, komunikatif, dan ramah. Namun, terselip sebuah refleksi mengenai sistem lomba daring ini. “Kurang kerasa vibes lombanya karena online, tapi tetap ngerasa ada experience dan konektivitasnya,” ungkap Nadia. Tak hanya itu, Nadia juga berharap untuk kedepannya, seluruh rangkaian lomba dapat dilaksanakan secara offline agar atmosfer kompetisinya lebih terasa bagi seluruh peserta.

Penampilan dari SMC resmi menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan kompetitif ini. Academic Weeks 2026 bukan sekadar tentang menang atau kalah, melainkan tentang bagaimana kita berani melangkah untuk sebuah kontribusi nyata. Gimana? Seru, kan? Jadi, sudah siap buat adu kemampuan di Academic Weeks tahun depan?

No comments:

Post a Comment

Back to Top

Cari Artikel