menu melayang

Kamis, 26 September 2019

Mengenal Ecobrick, Penugasan Baru dan Unik Dinamika 2019



Terdapat hal menarik dalam penugasan Dinamika 2019 yang belum pernah ada pada pelaksanaan Dinamika tahun-tahun sebelumnya, yaitu pembuatan Ecobrick. Ecobrick sendiri merupakan penggabungan antara Eco dan Brick, berarti bata ramah lingkungan. Ecobrick adalah botol plastik yang diisi dengan limbah non-biological untuk membuat blok bangunan (zerowaste.id)Ecobrick yang juga dikenal sebagai Bottle Brick atau Ecoladrillo merupakan solusi simpel dan efektif yang dapat diterapkan dalam mengatasi permasalahan sampah plastik. Metode ini terbukti mengurangi jumlah sampah plastik di Kanada, negara asal pencipta Ecobrick, Russell Maier.

Pembuatan Ecobrick sendiri terbilang sederhana, cukup menyiapkan botol plastik bekas air mineral, tongkat kecil, dan sampah-sampah plastik. Langkah pertama dalam membuat Ecobrick adalah membersihkan botol plastik bekas air mineral dan mengeringkannya sebelum digunakan. Kemudian, sampah-sampah plastik dimasukkan ke dalam botol bekas sedikit demi sedikit sambil ditekan menggunakan tongkat kecil agar padat. Botol tersebut harus terus diisi sampai penuh dan padat dengan sampah plastik agar tidak berubah bentuk saat ditekan. Terakhir, botol bekas tersebut ditutup kembali dan Ecobrick siap digunakan.

Ecobrick dapat dimanfaatkan untuk pembuatan meja, kursi, tembok, maupun barang kesenian lainnya yang memiliki nilai jual. Ide penugasan Ecobrick pada Dinamika 2019 diusung oleh panitia mengingat isu pengelolaan sampah di Indonesia yang belum baik. Adanya penugasan Ecobrick ini bertujuan untuk menanamkan budaya ramah lingkungan ke Generasi Dananjaya (mahasiswa baru PKN STAN). Ecobrick yang telah dikumpulkan oleh mahasiswa tersebut akan dibuat kursi dan meja yang selanjutnya diletakkan di beberapa spot kampus serta disumbangkan ke sekolah-sekolah (SD atau SMP) sekitar. Kegiatan tersebut termasuk dalam rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat Dinamika 2019 yang dilakukan pada Kamis (26/09/2019).

Kontributor : Agustina Anggie PM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top

Cari Artikel