menu melayang

Jumat, 02 Juli 2021

BLM Gelar Sidang Paripurna Pengangkatan Wapres Menjadi Presma BEM KM PKN STAN 2021

Pengangkatan Wapres Menjadi Presma BEM KM PKN STAN 2021 secara melalui video konferensi zoom

Media Center PKN STAN - Sidang paripurna presiden mahasiswa dan wakil presiden mahasiswa digelar oleh BLM PKN STAN pada 30 Juni 2021. Acara dimulai pukul 20.00 WIB melalui video konferensi zoom dan dihadiri oleh perwakilan berbagai elemen kampus, seperti BEM, BLM, MBM, KMHB, KMK, Media Center, SAFF, Himamankeu, WADH, Stapala, dll. Kurang lebih sebanyak empat puluh peserta secara virtual menghadiri sidang paripurna serah terima jabatan presiden mahasiswa yang sebelumnya dijabat oleh Lukman Nulhakim kemudian diserahkan kepada wakil presiden mahasiswa, yaitu Ardiansyah Dwi Prasetyo.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya diikuti Mars PKN STAN, selanjutnya acara dibuka dengan sambutan oleh ketua BLM, Ibnu Khoir Al Itsnan. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Badan Legislatif Mahasiswa Nomor 014/KEP.01/BLM/2021 Tentang Pemberhentian Presiden Mahasiswa Menjadi Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Keuangan Negara STAN Periode 2021 oleh ketua BLM.

Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa Presma Lukman Nulhakim sudah menyelesaikan pendidikan di PKN STAN pada 25 Mei 2021. Disamping itu, salah satu syarat untuk menjadi presma adalah merupakan mahasiswa PKN STAN yang masih aktif, sehingga perlu dilakukan pemilihan presma yang baru. Karena tahun ini tidak ada Pemilihan Raya, BLM melakukan sidang paripurna pengangkatan wakil presiden mahasiswa menjadi presiden mahasiswa BEM KM PKN STAN 2021. Setelah dibacakan keputusan BLM ini, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah oleh Ardiansyah dan penandatanganan serah terima jabatan.

Selanjutnya, Lukman Nulhakim sebagai presma terdahulu memberikan sambutan. Lukman menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota kepengurusan BEM selama kurang lebih satu setengah tahun dan berhasil melewati segala tantangan selama pandemi, sehingga seluruh kegiatan dilaksanakan secara daring. Hal ini tidak lantas membuat teman-teman anggota BEM menyerah, beliau sangat berterima kasih terhadap pengorbanan yang dilakukan sejauh ini. Beliau juga berpesan kepada seluruh anggota yang dipimpinnya dalam periode kepemimpinannya untuk tetap menjalin silaturahmi antaranggota BEM maupun keluarga mahasiswa (KM) walaupun secara kepengurusan sudah selesai. Tak lupa, Lukman juga berpesan kepada kepemimpinan BEM yang baru agar melanjutkan kepengurusan yang memberikan dampak yang lebih besar lagi terhadap kampus.

Terakhir adalah sambutan dari Ardiansyah Dwi Prasetyo sebagai Presma BEM KM PKN STAN terlantik. Dalam sambutannya, Ardiansyah merasa bahwa jabatan presma yang diamanahkan kepadanya ini di luar dari ekspektasinya. Ia juga menyampaikan bahwa kepengurusan BEM perlu dilanjutkan karena periode tahun ini akan menjadi momentum yang krusial karena transisi PKN STAN yang sekarang dengan yang "baru" di mana kultur organisasi yang tumbuh mungkin saja mengalami perbedaan.

“Ini menjadi poin krusial dan merupakan pr penting bagi kita agar sesuatu yang telah menjadi budaya baik di BEM dan KM dapat berlanjut ke kepengurusan selanjutnya,” ujar Ardiansyah.

Ia berharap dalam kepengurusan yang akan dipimpin kedepannya tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi dapat menjalankan transisi kepengurusan dengan baik.

Setelah kata sambutan dari presma lama dan baru disampaikan, sidang paripurna berakhir ditandai dengan penutupan acara, yaitu doa bersama.

               

Reporter dan penulis: Avianda Rahma Safitri dan Siti Mega Hatinahtun

Blog Post

Related Post

Back to Top

Cari Artikel