menu melayang

Rabu, 06 Maret 2024

SKPM: Antara Harapan dan Realitas - Perspektif Mahasiswa dalam Menilai Efektivitasnya?


Satuan kredit poin mahasiswa atau SKPM merupakan instrumen penting dalam dunia perkuliahan untuk menunjang pengembangan diri dan prestasi mahasiswa. Ruang lingkup kegiatan SKPM terdiri dari kegiatan wajib PKN STAN dan kegiatan kemahasiswaan, seperti Dinamika, KKN, kegiatan organisasi (BEM. BLM, Media Center), kegiatan kepedulian sos
ial, dan lain sebagainya. Setiap kegiatan kemahasiswaan memiliki bobot yang berbeda-beda sesuai dengan ketetapan.
  Panduan lengkap mengenai SKPM bagi mahasiswa PKN STAN telah tertulis dalam Peraturan Direktur PKN STAN NOMOR PER-22/PKN/2021 tentang SISTEM KREDIT PRESTASI MAHASISWA POLITEKNIK KEUANGAN NEGARA STAN.

Pencapaian SKP tiap semester terakumulasi dalam Transkrip Hasil Kegiatan Mahasiswa. Nilai SKP kemudian dikonversikan menjadi nilai prestasi predit. Di mana setiap mahasiswa dapat mencapai hasil yang maksimal, yaitu 4.00 dibutuhkan minimal 65 bobot SKP.

Seberapa penting pemenuhan SKPM dalam menunjang softskill di jenjang perkuliahan?

SKPM sendiri sangat penting dalam mengasah softskill mahasiswa. Hal ini dipaparkan oleh Ayunda Rara Priska, mahasiswa D4 MPN 4-1, “Pemenuhan SKPM cukup penting dalam melatih softskill para mahasiswanya terutama kemampuan dalam penerapan skill yang dimiliki dalam suatu event/organisasi yang nantinya dapat diimplementasikan di dunia kerja.” Menurutnya, SKPM mampu memotivasi mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai event, organisasi, dan kompetisi sehingga memberi mereka kesempatan untuk belajar dari pengalaman langsung dan meningkatkan kesiapan mahasiswa untuk menghadapi tantangan di dunia nyata.

Mengapa Pengumpulan SKPM Justru Memberatkan Mahasiswa?

Namun, proses pengumpulan SKPM ini dinilai cukup memberatkan mahasiswa. Michael Richeart Soindemi, mahasiswa D4 MTN 4-5 mengatakan, “Dikarenakan pengumpulan SKPM yang awalnya dilakukan oleh panitia yang bertanggung jawab atas tiap talent mahasiswa yang sudah berpartisipasi tidak lagi bertanggung jawab untuk menginput hasil SKPM dari mahasiswa, sedangkan mahasiswa harus menginputnya sendiri, hal ini akan sangat membebani mengingat mahasiswa juga memiliki hal lain yg harus dilakukan, karena akan ada banyak sekali bukti klaim SKPM yg akan hilang karena mengingat link pengumpulan SKPM sangat mendadak dan tiba-tiba sehingga banyak bukti klaim yang sdh hilang, seperti ST dalam bentuk pdf dan lain sebagainya.”

Bagaimana Upaya Prosedur pengumpulan nilai SKPM yang lebih inovatif dan efisien

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Amalia Choirani D4 ASP 1-3 menyarankan supaya adanya otomatisasi penginputan SKPM sehingga memudahkan proses pelaporan dan pemantauan bagi semua pihak terkait. Apabila solusi ini dinilai sulit untuk dilakukan, sebaiknya pengisian formulir SKPM dapat dilakukan sejak awal semester dan dilakukan secara berkala. Hal tersebut tidak hanya memastikan bahwa bukti pencapaian akan hilang, tetapi juga memungkinkan mahasiswa untuk secara aktif melacak perkembangan mereka dalam mencapai target SKPM. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan jika merasa perlu meningkatkan nilai SKPM mereka.


Pembahasan kali ini berpusat pada sistem pengumpulan SKPM yang seringkali menimbulkan keberatan bagi mahasiswa. Dari 54 responden mahasiswa yang disurvei, rata - rata rentang nilai yang diberikan oleh mahasiswa untuk mengekspresikan keberatan ini berada pada 3. Beberapa hal yang dibahas seperti, kurangnya transparansi, kesulitan dalam estimasi kegiatan, dan beban tambahan bagi mahasiswa yang kurang aktif. Beberapa responden juga menyarankan langkah-langkah yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengumpulan SKPM bagi  lembaga pendidikan dan mahasiswa, misalnya, adanya integrasi antara cek status dan formulir pengumpulan SKPM, kemampuan pengajuan ulang, serta penggunaan website dengan akun per mahasiswa bisa meningkatkan efisiensi. Kampus sebaiknya memiliki sistem internalnya sendiri untuk pengumpulan nilai SKPM dengan pemberian nilai yang otomatis, dan mahasiswa diberi akses untuk mengetahui nilai SKPM mereka secara transparan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top

Cari Artikel