menu melayang

Rabu, 15 Januari 2020

#KenaliPilihanmu : Rakit Jalan bersama Rizki dan Jalal


Berangkat dari keresahan yang dirasakan selama menjabat sebagai staf Kementerian Pemuda dan Olahraga (PORA) Korps Mahasiswa Bea Cukai (KMBC), mendorong Rizki Fajardinata dan Jalal Maulana Rizqi untuk maju mencalonkan diri sebagai ketua dan wakil ketua KMBC nomor urut satu. Menurut Rizki-Jalal, dengan potensi yang dimiliki, mereka mampu membawa Himpunan ke arah yang lebih baik.

Hal Baru dari #raKItJAlan
Kandidat yang mengusung nama “Rakit Jalan” ini menawarkan beberapa program kerja unggulan di antaranya adalah Aku Satukan Aspirasi (ASASI), Focus Group Discussion (FGD), dan Video Learning Center. ASASI merupakan program yang memberikan wadah bagi mahasiswa Jurusan Kepabeanan dan Cukai (Bea Cukai) untuk menyalurkan aspirasi mereka lewat google form yang disebarkan rutin setiap 3 bulan sekali serta setiap praacara dan pascaacara yang diselenggarakan oleh KMBC guna mendengar dan merealisasikan hal yang menjadi harapan mahasiswa.

Kemudian, melalui FGD diharapkan mahasiswa Reguler akan lebih mampu mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja dengan berdikusi bersama mahasiswa Alih Program. Program kerja selanjutnya adalah pengadaan Video Learning Center. Hal ini merupakan terobosan baru yang ingin dihadirkan oleh Rizki dan Jalal dalam bidang pendidikan.

Apabila Rizki dan Jalal terpilih nantinya, hal yang akan menjadi fokus pertama mereka dalam 100 hari kerja adalah penyederhanaan struktur organisasi KMBC menjadi lebih efektif dan efisien. Menurut mereka, dengan keterbatasan sumber daya manusia di Jurusan Bea Cukai, untuk mencapai kinerja yang maksimal maka diperlukan orang yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Rizki dan Jalal sepakat bahwa yang perlu mereka benahi terlebih dahulu adalah struktur dari internal KMBC itu sendiri, yang kemudian mampu menghasilkan output secara maksimal.

Akan Melibatkan Anggota Departemen
Menurut Rizki Jalal, setahun kepengurusan KMBC periode sebelumnya berjalan cukup baik, tetapi ada beberapa hal yang perlu dikritisi dan diperbaiki pada periode kepengurusan berikutnya. Salah satunya adalah kurangnya keterlibatan anggota departemen dalam pengambilan keputusan. Selama ini, pengambilan keputusan dianggap hanya dilakukan oleh petinggi-petinggi himpunan tanpa melibatkan anggota departemen. Selain itu, kurangnya bonding antar pengurus juga menjadi salah satu keresahan yang dialami oleh Rizki dan Jalal selama menjabat dan mereka merasa perlu untuk memperbaikinya pada kepengurusan berikutnya.

Pasangan calon nomor urut 1 ini berharap semoga ke depannya KMBC bisa berkembang menjadi lebih baik lagi. KMBC diharapkan mampu menjalankan tugasnya sebagai wadah aspirasi bagi mahasiswa jurusan Bea Cukai. Mereka ingin KMBC dapat dipandang sebagai himpunan mahasiswa yang selalu menjunjung nilai-nilai korsa dan selalu melakukan perbaikan yang progresif.

Kontributor : Adawi, Annisa Salsabila

Blog Post

Related Post

Back to Top

Cari Artikel