menu melayang

Rabu, 15 Januari 2020

#KenaliPilihanmu : Revolusi Digital melalui Berkibar (Rizki dan Akbar)



Menjadi pemimpin merupakan impian bagi mereka, mahasiswa yang memiliki keinginan akan perubahan yang lebih baik untuk organisasinya. Impian tersebut jugalah yang mendorong Muhammad Rizky Ramadhan dan Akbar Anugrah Pratama untuk maju menjadi pasangan calon ketua dan wakil ketua Keluarga Mahasiswa Pajak (KMP) dengan nomor urut satu.

"General aja sih, kaya aku ingin lebih mengembangkan diri, jadi aku ngerasa aku punya passion di bidang organizing dan leading people, jadi aku ingin mengembangkan itu. Karena dulu SMA juga pernah jadi ketua OSIS." ungkap Akbar ketika ditanyai mengenai motivasinya maju mencalonkan diri. Selain itu, menurut paslon nomor urut 1 ini ada suatu keresahan yang ingin mereka ubah, meski begitu bukan berarti banyak kekurangan pada pengurus KMP masa jabatan sebelumnya.  Tetapi, maksudnya adalah terlalu banyak program kerja di KMP sehingga Rizki dan Akbar ingin mengefisienkan hal tersebut dengan mengintegrasikan program kerja yang memiliki tupoksi dan goals yang sama. Selanjutnya, mereka ingin KMP lebih merangkul masing-masing angkatan dan masing-masing prodi, "Jadi kalau misal angkatan butuh apa bisa dibantu, dan aku ingin mempererat antara hubungan angkatan dan himpunan, yaitu KMP" tutur Rizky.

Di samping itu, paslon 1 ini ingin mengangkat KMP menuju era digitalisasi karena melihat kondisi di mana hampir setiap mahasiswa telah memiliki gadget. Selanjutnya, mereka berencana untuk melakukan pendekatan digitalisasi seperti penyediaan fasilitas, layanan, dan akses yang mudah oleh KMP kepada mahasiswa pajak secara digital. Oleh karena itu, melalui #kiniberkibar Rizky - Akbar mengusung program kerja unggulan revolusi digitalisasi. "Untuk programnya nanti ada revolusi digitalisasi, jadi nanti merambah ke web, informasi lebih terintegrasi dan lebih lengkap tersajikan di web, tentunya dengan akses yang mudah, aku sama wakil juga sudah research sdm yang bisa, dan dari sistem yang dimungkinkan” terang Akbar. Mahasiswa D III Penilai itu mengatakan bukan hanya pendekatan kepada mahasiswa melainkan juga kepada pengurus internal, dengan SOP tersendiri bagi pengurus internal. Bagi kemudahan akses mahasiswa, isi web yang sekarang masih tetap ditampilkan tetapi dengan sejumlah penambahan informasi seluruh event yang sedang on going, informasi open recruitment. Diharapkan dengan adanya penambahan konten tersebut, mampu memaksimalkan aksesibilitas mahasiswa dalam mendapatkan informasi.

Menurut Akbar, hal yang membuat mereka unggul dan pantas dipilih adalah karena mereka mampu menghadirkan apa yang sangat dibutuhkan oleh mahasiswa yaitu digitalisasi dan hal tersebut merupakan gebrakan baru di HMJ PKN STAN. Selain itu, paslon 1 akan mengusung efisiensi daripada menambah program kerja sebab bagi mereka efisiensi adalah salah satu cara menyampaikan informasi secara lebih efektif. “Jadi misal ada acara beda beda, akun sosmed nya beda beda, laman nya beda beda, mungkin ini akan menyulitkan kelebihan informasi dan komunikasi karna terlalu tersebar” tutur Akbar.

Di akhir wawancara, Akbar menyapaikan harapannya supaya siapapun nanti yang terpilih, ia ingin KMP agar dapat lebih merangkul seluruh mahasiswa Pajak, khususnya di tiap angkatan. “Selanjutnya senantiasa menjadi pionir ataupun poros dari HMJ lainnya yang bisa dicontoh, semoga makin maju, jaya, dan program kerjanya dapat mendukung kegiatan akademik dan non-akademik mahasiswa agar bisa mengembangkan potensi diri supaya lebih siap di dunia kerja nantinya” tutup Akbar.

Kontributor : Suha, Aldi

Related Post

Back to Top

Cari Artikel