Karya Satrio Anggara
sumber: https://pin.it/1o8E3kujo
Tak ada yang lebih lapang
Dari langit malam di pucuk dunia
Diterimanya amuk badai matahari
Tanpa buru - buru menutup mata
Ia biarkan benturan itu melukai raganya
Mengubah amarah angkasa menjadi rahasia
Sebagaimana engkau yang gigih menelan perih
Menyimpan lelahmu perlahan di akar - akar sepi
Hingga akhirnya menari pendar aurora
Cahaya anggun yang mekar dari dalam luka
Kita memang harus sudi ditempa semesta
Agar tahu seberapa terang kita bisa menyala
No comments:
Post a Comment