Menyulam Cercah Angan
Karya Maylaya Narina Kusuma Wardani
Terbelenggu dalam jiwa yang terpuruk
Terdesak kalbu kian sendap
Sungguh roda nasib sangat teruk
Bagaimanakah gemuruh diri ini dapat lenyap?
Binar netra perlahan meredup
Gairah hidup beranjak sirna
Pikiran yang tak henti berkelana
Riuh dalam benak seketika menyusup
Kemanakah rasa teduh yang tak kunjung tiba?
Sepoian angin berbisik pelan
Laut tertanda tak beriak
Kini, ku menemukan jawaban
Relung hati yang dulu terikat detik ini berteriak
Kurelakan sanubariku yang lalu
Kuhadirkan versi tanpa kelabu
Selamat datang, diriku
Pada jejak langkah yang baru
Bukan lagi cemas yang mengusik
Bukan lagi keraguan yang membayangi
Justru harapan menyapa lagi
Juga api dalam diri kembali menyeruak
Titian waktu akan terus mengalir
Bersandar pada keyakinan
Hadirlah asa tuk meneruskan kehidupan
Kubangun diriku tuk lebih berkilau
Meninggalkan jejak luka yang terukir
Mengenalkan jiwa akan ketenangan
Demi tiba pada puncak kemenangan
No comments:
Post a Comment