menu melayang

Friday, July 10, 2026

Anak Kecil


Anak Kecil

Muh. Wira Darmawan

Dokumen Pribadi


Dari kejauhan tatkala sang surya baru saja menyapa

Anak kecil itu mendayung dengan kapal tua milik ayahnya

Semangat yang berkobar mengeringkan baju dan celana yang basah

Menuntut ilmu di negeri yang pemimpinnya serakah


Dari gedung sekolah sempit yang berdiri di tanah yang subur

Bertumbuh gelisah dari gairah yang terkubur  

Dalam nurani anak kecil polos dan jujur


Akankah hidupnya esok selayak penguasa yang Makmur?



Dari jendela kecil tempat mengintip luas cakrawala

Menyerana anak kecil bermata indah

Penuh curiga, entah jadi apa nanti ia ketika dewasa

Dengan sarana dan prasarana yang jauh dari kata istimewa


Dari bangku rapuh, kertas usang dan pena kecil di genggaman tangan

Anak kecil lugu itu mulai menulis masa depan

Senyuman kecil di pipinya seakan jadi rayuan

Hendaknya mimpi dan ambisinya sampai kepada Tuhan


Lirihnya kepada tuan dan puan yang murah hati

Boleh kah kami mendatangi sekolah tanpa harus menantang mati?

Tak pantas kah kami mencicipi manis untuk pendidikan terhormat di negeri sendiri?

Merintih anak kecil itu, memandangi langit kelam menanti datangnya pelangi


Sembari memikul tasnya yang tak layak pakai

Ia pulang dengan sampannya di tepi sungai

Menenteng dayung dan doa-doa damai yang tak kunjung usai



No comments:

Post a Comment

Back to Top

Cari Artikel