menu melayang

Rabu, 07 Juli 2021

Staff Kementerian Relasi Publik dan Politik Diangkat Menjadi Wakil Presiden Mahasiswa BEM KM PKN STAN 2021

Pembacaan sumpah jabatan oleh Wakil Presiden Mahasiswa dilantik, Anisa Fatmawati Kohari, yang dipandu oleh Pimpinan Sidang Paripurna, Ihzan Mahendra Taha, pada Minggu (4/7).


Anisa Fatmawati Kohari (Anisa), Staff Kementerian Relasi Publik dan Politik, meninggalkan jabatannya dan diangkat menjadi Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) BEM KM PKN STAN periode 2021 berdasarkan Keputusan BLM Nomor: 015/KEP.01/BLM/2021. Hal tersebut dilakukan karena wakil presiden mahasiswa sebelumnya telah diangkat menjadi presiden mahasiswa pada Rabu (30/6), sehingga posisi wakil presiden mahasiswa terjadi kekosongan. Proses pelantikan tersebut dilakukan oleh BLM melalui ruang pertemuan daring dengan pimpinan sidang paripurna adalah Ihzan Mahendra Taha.

Prosedur pengangkatan telah dilakukan dengan mengadakan Fit & Proper Test yang diikuti oleh nama-nama yang telah diusulkan sebelumnya. Setelah kegiatan tersebut terlaksana dan diadakan penilaian oleh BLM, terpilihnya Anisa, mahasiswa D-III Akuntansi Reguler dengan total nilai 86.

Setelah pelantikan, berita acara ditandatangani oleh wapresma dan dua orang saksi. Dua orang saksi yang mengajukan diri saat sidang berlangsung adalah Bernardus Marcello Agieus dan Hizkia Elhagios. Seusai berita acara ditandatangani, Anisa memberikan sambutan pertamanya sebagai wapresma terpilih.

Ia berkata bahwa perjuangan yang telah diusung oleh presma dan wapresma terdahulu akan terus dilanjutkan. Visi misi yang telah disusun akan dioptimalkan pelaksanaannya dan BEM terbuka untuk segala keresahan yang dialami oleh para mahasiswa.

“Karena setiap resah dan juang adalah napas kami (BEM KM PKN STAN) dalam bergerak,” kata Anisa ketika ia menyampaikan sambutan.

Ia juga berpendapat bahwa kemajuan kampus tidak hanya dilihat dari sisi akademiknya, tetapi keaktifan organisasi di dalamnya juga berpengaruh. Maka dari itu, Anisa mengajak para mahasiswa PKN STAN untuk menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kepedulian terhadap kepentingan rakyat.

“Mahasiswa itu berani bersuara demi kepentingan rakyat,” tambahnya.

Setelah Anisa memberikan sambutan, pelantikan yang berlangsung pada sore hari itu ditutup dengan doa yang dibacakan oleh Dafa Gusfana Suharto.

 

Reporter: Surono

 

Related Post

Back to Top

Cari Artikel